Bekasi, BM: Pekan Olah Raga Nasional XIX 2016 baru dimulai, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi sudah dua kali dibuat kecewa berat.
Pertama saat melakukan inspeksi di Stadion Patriot, Selasa (06/09). Dia melihat rumput stadion acak kadul dan lebih mirip rumput lapangan tingkat kecamatan.Padahal anggaran beli rumput yang katanyajenis bermuda itu Rp.2 miliar dan perawatan perbulannya Rp.200 juta.
Meskipun walikota minta persoalan ini segera diatasi, karena stadion tersebut digunakan PON XIX/2016 Jawa Barat yang dimulai 14 September 2016, tetap tak bisa diatasi dan terima kenyataan, seperti lapangan pertandingan tarkam ( antar kampung), karena memang kondisinya rusak berat.
Kecewa kedua, ketika perhelatan PON dimulai Rabu (14/9), dengan suguhan pertandingan antara klub sepakbola Kalimantan Selatan melawan Sumatera Selatan dari Grup B, penontonnya sepi meski gratis. “Saya kecewa jumlah penontonnya (sedikit), apakah pertandingan ini tidak tersosialisasi dengan baik atau hal apa.’’ katanya.
Terkait rumput stadion, menurut sumber, rumput itu memang tidak diurus meski ada dananya.Rumput tersebut tidak dirawat sebagaimana mestinya, termasuk pemberian pupuk.Dan bahagian-bahagian yang mati hanya ditambal sulam dengan rumput’kampung’.
Masih menurut sumber, soal pertandingan-pertandingan yang dilangsungkan di stadion Patriot Bekasi memang jelas tidak tersosialisasi dengan baik, sehingga sebahagian besar warga Kota Bekasi tidak tahu menahu adanya event ini.
’’ Dimana ada informasinya, dimana ada spanduknya.’’ kata sumber.’’ Paling-paling di depan kantor mereka sendiri, ya mereka sendiri lah yang nonton.’’(zoel)







