Illustrasi kebakaran hutan.(foto:lipi)
Berita Mandiri, Jambi: Komandan Korem 042/Garuda Putih Kolonel Inf Refrizal selaku Kepala Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi mengatakan, bila perlu tembak siapapun yang sengaja membakar hutan di wilayah Jambi.
Hal ini perlu dilakukan untuk membuat para pelaku jera, meskipun telah berulang kali diberi peringatan.
“Ini untuk menekankan satu poin kepada masyarakat, yang telah berkali-kali diberi peringatan. (Ini) untuk menunjukkan keteguhan dan kesungguhan kita,” ujar Refrizal, Sabtu (05/08/2017), seperti dilansir Reuters.
Informasi yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahwa ada lima provinsi di Indonesia yang tergolong darurat kebakaran hutan, dengan jumlah titik api yang kian meningkat selama seminggu terakhir, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat dan Jambi.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam akun Twitternya menuturkan, Satgas Karhutla Jambi telah bekerja untuk memadamkan api seluas 10 hektare, yang diduga kuat sengaja dibakar oleh pemilik lahan.
Bank Dunia sendiri mencatat sekitar 2,6 juta hektar lahan di Indonesia terbakar, dan kerugian mencapai hingga 16 miliar dolar AS.(red)







