Pemeriksaan supporter bola.(*)
Berita Mandiri, Bekasi : Terkait insiden tewasnya supporter bola akibat rocket flare dalam laga Indonesia vs Fiji di stadion Candrabaga Bekasi, Sabtu lalu, Polres Metro Bekasi akan menyelidiki kelalaian anggotanya dalam pemeriksaan barang bawaan supporter sebelum memasuki stadion.
Kapolresta Bekasi Hero Bachtiar menyampaikan akan bertindak tegas dengan memberi sanksi disiplin bagi anggotanya yang lalai dalam pengamanan hingga membuat rocket flare bisa masuk ke dalam stadion.
“Pasti (diberi sanksi), setelah ini kita akan usut dari hasil pemeriksaan ARP masuk di pintu berapa yang jaga di sana siapa,” ucap Kapolresta Bekasi Hero Bachtiar.
Hero mengatakan, sanksi yang diberikan berupa tindakan disiplin. Ia belum bisa memastikan berapa anggota yang akan terkena sanksi.
Menurutnya, berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) sejatinya sistem pengamanan pada pertandingan itu berjalan baik. Namun, antusiasme yang tinggi dari penonton membuat pihak keamanan tidak detail dalam memeriksa setiap barang bawaan.
“Saya akui ada kelengahan dalam penjagaan kemarin di pemeriksaan barang di pintu masuk. Ini mengingatkan awak kami untuk lebih detail dan teliti memeriksa barang bawaan,” ujarnya.
Seorang suporter tewas usai menonton laga Indonesia vs Fiji, Sabtu 2 September. Suporter yang bernama Catur Yuliantono itu meninggal terkena roket suar.
Catur yang tinggal di Duren Sawit itu tewas dalam perjalanan ke rumah sakit Mitra Bekasi Barat. Ia yang berada di tribun timur terkena petasan yang datang dari arah selatan.(ntmc)







