Mata air.
Berita mandiri, Sukabumi: Perusahaan Sony Elektronik di jalur lingkar selatan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diduga kuat menggunakan sumber air milik warga tanpa seizin warga.
Dari Hasil penelusaran bahwa sumber air tersebut digunakan perusahaan untuk kepentingan perusahaan tanpa meminta izin dari warga.Hal tersebut diungkapkan salah seorang warga ketika ditemui,
Warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan menurutnya bahwa sumber air tersebut biasa digunakan warga jadi ketika musim kemarau panjang untuk minum, mandi dan nyuci, karena sumber air tersebut tidak pernah kering.
Ia menambahkan, bahwa dirinya merasa heran, kalau sekarang sumber air tersebut dipakai oleh perusahaan, karena sebelumnya tidak ada pertemuan atau rapat pihak perusahaan dengan warga.
“saya kaget ketika melihat ada mesin penarik air dan pipa air yang menghubungkan dari mata air itu melintang menuju perusahaan” ungkapnya.
Ditempat terpisah, Sumitra, Kepala Desa Babakan menuturkan bahwa, pihaknya tidak tau adanya penggunaan sumber mata air itu dan Ia tidak pernah memfasilitasi atau mengundang pihak perusahaan dengan warga untuk pemakaian Sumber air milik warga oleh perusahaan.
” kami tdk tau menau persoalan itu yang jelas saya sebagai kepala desa akan melakukan investigasi ke tempat tersebut dan sangat disayangkan kalau perusahan tersebut menggunakan sumber air milik warga tanpa meminta izin warga” pungkasnya. (Her/one)







