Berita Mandiri, Bali: Salah satu budaya Kota Bekasi, Tari Topeng Bekasi ikut serta pada pagelaran Pesona Nusa Dua Fiesta 2019 berthema “Coloring The Beauty of Bali” di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Bali.
Kota Bekasi diwakili Sanggar Indra Kusuma menampilkan Tari Topeng Tritangtu di depan penonton Nusa Dua Fiesta 2019 pada 26 Oktober 2019 dan mendapatkan apresiasi tinggi penonton di sana.
Pimpinan Sanggar Indra Kusuma, Deviana Nur mengatakan sanggarnya diminta panitia acara untuk menyuguhkan kesenian budaya lokal Tari Topeng Bekasi dengan jumlah penari berjumlah 21 orang ditambah 12 orang penata pentas.
” kami tampil hari kedua. Ada pula budaya lokal lain Tari Mapolana Sulawesi Barat dan lainnya. Kami bangga bisa tampil disini dan membawa nama Kota Bekasi,” ucap Deviana, Senin(28/10/2019).
Pesona NDF 2019 digelar mulai 25 hingga 27 Oktober 2019 ini diselenggarakan untuk menarik minat wisatawan milenial dan pecinta musik tanah air. Sebagai sebuah event tahunan, Pesona NDF telah masuk ke dalam 100 event Calendar of Events Kementerian Pariwisata.
Direktur Konstruksi dan Operasional ITDC Ngurah Wirawan memaparkan, tahun ini dengan dukungan dari PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai sponsor kegiatan serta sebagai wujud sinergi BUMN, kami mendorong terlaksananya Pesona NDF 2019 sebagai sebuah Creative Event yang memberikan ruang gerak bagi seniman lokal dan Nasional untuk berkarya dan melestarikan warisan seni budaya Bali dan Indonesia, dan menawarkan kegiatan menarik bagi generasi milenial. Kami menargetkan Pesona NDF 2019 dapat meraih 15 ribu pengunjung selama tiga hari penyelenggaraannya.
Selain Tari Topeng Bekasi, Tari Mapolana Sulbar, dan International Body Painting Competition, pengunjung juga menikmati pagelaran Oratorium Sendratari Somya Samana yang mengangkat isu kepedulian terhadap lingkungan (Green Campaign) sebelum penampilan puncak dari Padi Reborn. Kemudian Tari Reog Ponorogo, 5 terbaik Cover Song Creativity dan band Fourtwynty sebagai penampil puncak.
Pertunjukan lainnya berupa live music dari musisi lokal Bali, Parade Ngelawang, serta kompetisi yang terbuka untuk publik diantaranya: Make Up Challenge dengan penjurian online, Kids Station, dan Cooking Competition.
“Kami harapkan event tahunan ini dapat menjadi atraksi tambahan bagi para wisatawan yang berkunjung ke The Nusa Dua, baik untuk tujuan MICE maupun leisure, sehingga dapat memperpanjang length of stay, yang secara tidak langsung akan mendukung peningkatan jumlah devisa dari sektor Pariwisata,” harap Ngurah Wirawan. (hms)







