Berita Mandiri, Sukabumi: Sekretaris DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, M Sodikin mengakui jika partai politiknya memiliki kesamaan yang sangat prinsip dengan PDI Perjuangan (PDIP).
“Ada hal yang bersifat prinsipil bahwa PKS dan PDIP memiliki kesamaan yang terletak pada militansi kadernya, disamping kesamaan dalam visi membangun Sukabumi,” ungkap Sodikin kepada media usai melakukan lawatan politiknya ke DPC PDIP Kabupaten Sukabumi di Jalan Selakopi, Kecamatan Cicantayan, baru-baru ini.
Diungkapkannya dalam safari politiknya ke markas PDIP tersebut terdapat nilai-nilai positif yang diraih guna menguatkan silaturahmi maupun komitmen bersama dalam menjaga pancasila dan NKRI.
Sementara itu Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi Yudi Suryadikrama mengaku pertemuannya bersama para politisi PKS ini lebih cenderung pada upaya rekonsiliasi pasca pemilihan legislatif (Pileg).
“Saya rasa rekonsiliasi setelah berkompetisi pada pileg lalu harus menjadi budaya diantara partai politik. Terpenting memiliki tujuan untuk memajukan Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.
Koalisi PKS-PDIP Pernah Terbentuk di Sukabumi
Perseteruan sempat terjadi antara PKS dan PDIP pada Pilpres 2019 lalu. Kala itu PKS mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sedangkan PDIP mengusung Joko Widodo-Maruf Amin.
Namun persaingan politik tersebut tentunya tidak serta merta merembet hingga ke daerah. Seperti di Kabupaten Sukabumi, kedua partai itu memiliki hubungan yang cukup baik. Bahkan baru-baru ini, pimpinan DPD PKS melakukan kunjungan politik ke kantor DPC PDIP.
Meski berdalih silaturahmi, namun sejumlah fungsionaris dari kedua partai tersebut tidak membantah jika dalam pertemuan itu sempat membahas seputar konstelasi politik menjelang pilkada.
“Dalam politik, tidak ada hal yang tidak mungkin. Bisa saja kemungkinan itu (Koalisi PKS-PDIP) terbangun untuk pilkada nanti,” ungkap Sekretaris DPD PKS Kabupaten Sukabumi, M Sodikin.
Sebenarnya bukan hal baru jika PKS dan PDIP menjalin koalisi dalam sebuah momen politik. Nyatanya, koalisi diantara kedua partai politik itu pernah terjadi 11 tahun silam.
Tepatnya di momen Pilkada Kota Sukabumi pada tahun 2008. Kala itu PKS dan PDIP sepakat untuk mengusung Yudi Widiana Adia (Sekretaris DPW PKS Jawa Barat) dengan Ketua DPC PDIP sekaligus Wakil Walikota Sukabumi, Iwan Kusiatawan.
Namun sayang, koalisi PKS-PDIP ini harus menelan kekalahan dari rivalnya yakni koalisi tiga partai yakni Golkar, PAN dan Demokrat yang mengusung pasangan Mokh Muslikh Abdussyukur- Mulyono. (Her/One)







