Berita Mandiri, Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menetapkan batasan tarif tertinggi rapid test antibodi untuk Covid-19 lewat Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/2875/2020.
Surat edaran tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Bambang Wibowo 6 Juli 2020 yang menjelaskan tarif tertinggi rapid test antibodi yang ditetapkan sebesar Rp150 ribu.
“Kepada pihak terkait agar menginstruksikan kepada fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan pemerikaaan rapid test antibodi untuk mengikuti batasan tarif maksimal,” demikian seperti dikutip dari surat edaran itu, Rabu (08/07/2020).
Berikut lima poin yang diintruksikan kepada fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengikuti batasan tarif maksimal rapid test.
Besaran tarif tertinggi sebagaimana dimaksud pada angka 1 berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid test antibodi atas permintaan sendiri
Pemeriksaan rapid test antibodi dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan
Agar fasilitas pelayanan kesehatan atau pihak yang memberikan pelayanan pemeriksaan rapid test antibodi dapat mengikuti batasan tarif tertinggi yang ditetapkan.(hdi/pmj)






